Sejumlah 100 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah graduasi atau keluar dari Program Keluarga Harapan (PKH) mengikuti seleksi calon penerima bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) yang diselenggarakan di Prambanan. Sebagian besar keluarga tersebut dikeluarkan dari kepesertaan PKH dikarenakan tidak memiliki komponen yang disyaratkan.
Seleksi yang dilaksanakan di Balai Desa Madurejo dan Bokoharjo tersebut, bertujuan untuk mengetahui rencana dan niat pengelolaan atas bantuan yang diberikan. Jika lolos seleksi, mereka akan mendapatkan bantuan modal usaha sejumlah 2,3 juta rupiah/keluarga yang berasal dari APBD DIY melakui skema Bantuan Keuangan Khusus (BKK).
“Program UEP bagi KPM PKH Graduasi ini merupakan program pertama, sehingga kami berharap bisa berhasil, menjadi model dan dikembangkan untuk wilayah kecamatan lain”, ujar Ir. Suparmono, MM saat memberikan penjelasan kepada para peserta. Selain bantuan modal, peserta program ini juga akan diberikan bimbingan teknis dan pendampingan selama 3 tahun.


