Jalan Parasamya Beran Tridadi Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta 55511
Telp/Fax (0274) 868 358, Email: [email protected]

Bimbingan Tehnis Tagana Kabupaten Sleman

Bertempat di ruang Nakula Dinas Sosial Kabupaten Sleman pada hari Minggu  26 Agustus 2018 telah di adakan Bimbingan Teknis bagi Tagana Kabupaten Sleman. Kegiatan ini adalah rutin di adakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesiap siagaan anggota Tagana Kabupaten Sleman dalam menghadapi bencana.

Kegiatan ini dimulai dengan pra bimtek pra bimtek, pembukaan , menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Tagana, Ikrar Tagana.

Dalam sambutannya Sarastomo Ari SaptotoKasi Data Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial yang mewakili Pembina Tagana Kabupaten Sleman menyampaikan materi tentang kesiap siagaan anggota Tagana Sleman dalam menghadapi bencana. “Tagana Kabupaten Sleman sebagai relawan harus siap dan selalu sigap dalam menghadapi bencana setiap saat, baik itu pra bencana, saat bencana maupun pasca bencana,” kata Ari.

“Peran TAGANA adalah pelaku pertama sebagai komunikator, motivator, dinamisator dan fasilator harus selalu di asah dalam setiap kesempatan, dengan demikian setiap saat dibutuhkan maka anggota Tagana selalu hadir yang pertama, sesuai Slogan Tagana Sigap Tanggap,“ tambah Ari. Materi yang kedua adalah pentingnya SATU KOMANDO (ONE COMMAND), SATU ATURAN (ONE RULE), SATU KORSA (ONE CORP). Materi ini disampaikan  dari Kodim 073 Sleman. “Jiwa korsa adalah semangat keakraban dalam korps atau corps geest. Jiwa korsa adalah kesadaran korps, perasaan kesatuan, perasaan kekitaan, suatu kecintaan terhadap perhimpunan atau organisasi. Tetapi kebanggaan itu secara wajar, tidak berlebihan, tidak membabi buta, “ kata Kata Kapten Suparyono.

Pengertian jiwa korsa menurut Staplekamps jr terdiri dari faktor – faktor:

  • Rasa hormat, rasa hormat pribadi dan rasa hormat pada organisasi/korps.
  • setia kepada sumpah, janji dan tradisi kesatuan serta kawan – kawan satu korps.
  • Kesadaran, terutama kesadaran bersama, bangga untuk menjadi anggota korps, tidak mementingkan diri sendiri dan siap berkorban untuk kepentingan yang lebih besar.

“Jiwa korsa yang kuat tidak mudah padam selama didalam korps. Di dalam jiwa korsa terkandung di dalamnya loyalitas, merasa ikut memiliki, merasa bertanggung jawab, ingin mengikuti pasang surut serta perkembangan korps-nya. Seorang yang memiliki jiwa korsa tinggi pasti penuh inisiatif, tetapi tahu akan kedudukan, wewenang dan tugas-tugasnya,” tambah Suparyono.

Sementara itu dari Polres Sleman, Heru Purwadi menyampaikan 12 gerakan penganturan lalu lintas. “Dengan mengetahui 12 gerakan ini, harapannya Tagana Sleman disamping taat pada peraturan lalulintyas juga bisa membantu pihak kepolisian ikut mensosialisasikan kepada masyarakat,” kata Heru.

Setelah ketiga materi selesai, acara ditutup kemudian dilanjutkan dengan acara intern Tagana Kabupaten Sleman, yaitu  refresh materi assessment oleh anggota Tagana Kecamatan Godean Irfan Yulianto dan lomba memperingati HUT RI ke 73 ala Tagana Sleman

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Dinas Sosial

Dinas Sosial

Artikel ini dibuat oleh segenap karyawan dinas sosial

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

unnamed

INSPIRASI.

media untuk mendapatkan ilham, ide, atau gagasan yang dapat menambah semangat dalam mencapai tujuan yang diharapkan.