Bupati Sleman Luncurkan Program Lasamba

Setelah berhasil dengan program N(g)antar Paimah, Dinas Sosial (Dinsos) Sleman kembali membuat inovasi layanan bagi masyarakat. Program kali ini adalah Layanan Sambang Warga (LASAMBA). Peluncuran yang dilakukan di Dusun Sembung, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman di rumah seorang warga bernama Jawadi, oleh Bupati Sleman Sri Purnomo.

Saat menyampaikan sambutan, Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, Lasamba merupakan suatu upaya jemput bola dari Pemkab dalam menyelesaikan problematika sosial di masyarakat. Kelebihan program ini karena dilaksanakan dua arah. Tidak hanya petugas dari Dinsos yang menyisir ke bawah tapi masyarakat juga ikut memberikan informasi yang kemudian akan ditindaklanjuti.

“Kami ingin memberikan kemudahan bagi warga. Program ini sangat membantu karena tidak semua orang bisa datang ke kantor karena keterbatasan,” kata Sri Purnomo.

“Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinsos pun telah menyiapkan nomor telepon yang bisa digunakan apabila warga ingin mengajukan aduan atau membutuhkan layanan cepat, nomor tersebut tertera di stiker yang ditempel di rumah warga oleh para petugas LASAMBA, mereka bisa menghubungi nomor 0895 0113 0696 atau 0274 868 358 jika ingin mendapatkan layanan cepat,” tambah Sri Purnomo.

Peluncuran Lasamba ditandai dengan penyematan rompi oleh Bupati kepada perwakilan TRC Dinsos, dan penempelan stiker di rumah warga. Pada kesempatan itu diserahkan pula bantuan perlindungan sosial kepada warga kurang mampu.

Menurut Kepala Dinsos Sleman Sri Murni Rahayu, program LASAMBA merupakan tindak lanjut dari misi Sri Purnomo sebagai Bupati. “Program ini menangani aduan masyarakat yang diterima di Sekretariat SLRT Sembada terkait dengan layanan perlindungan sosial,” jelas Murni. “Selain itu, program ini merupakan wujud peningkatan kualitas birokrasi yang responsif serta penerapan e-gov yang terintegrasi,” tambah Murni.

Pada program Lasamba sudah disiapkan Tim Reaksi Cepat (TRC) sejumlah 25 orang yang terdiri dari petugas Dinsos, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), dan pendamping PKH akan datang jemput bola untuk mendata keluhan secara langsung. Dilaporkan ke Dinsos dan jika telah memenuhi persyaratan ditindaklanjuti dengan bantuan sosial yang sesuai dengan kebutuhannya.

“Sebenarnya Lasamba sudah berjalan tapi baru sekarang dilaunching,” kata Murni. Dijelaskan, sepanjang tahun 2018 ini sudah ada 77 warga yang terlayani dengan keluhan kesulitan membayar biaya sekolah, lansia telantar, dan permohonan alat bantu disabilitas seperti kaki palsu dan kursi roda. Anggaran kegiatan ini didukung dari APBD.

 

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Dinas Sosial

Dinas Sosial

Artikel ini dibuat oleh segenap karyawan dinas sosial

1 thought on “Bupati Sleman Luncurkan Program Lasamba”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

unnamed

INSPIRASI.

media untuk mendapatkan ilham, ide, atau gagasan yang dapat menambah semangat dalam mencapai tujuan yang diharapkan.
Open chat
1
Haloo 👋🏻👋🏻👋🏻
Ada yang bisa kami bantu?
Powered by