Komoditas BPNT tidak hanya telur dan beras, ada tambahan karbohidrat (beras, jagung pipilan, sagu), protein hewani (telur, daging, ayam, ikan), protein nabati (kacang-kacangan à tempe, tahu), vitamin dan mineral (sayur manyur, buah-buahan). Pilihan lebih banyak dan bukan bahan pabrik sehingga nama BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) berganti menjadi “Program Sembako”
Secara nasional rilis BPS 15 Januari 2020 PKH mengalami penurunan angka kemiskinan dari angka 9,41% Maret 2019 menjadi 9,22% Januari 2020. DIY mengalami penurunan dari 11,70% menjadi 11,44 %, angka ini masih berada di atas angka kemiskinan nasional.
Penyebab angka kemiskinan adalah ketimpangan. Penyebab kemiskinan pertama adalah beras yang menjadi faktor utama penyumbang kemiskinan karena merupakan makanan pokok. Kedua adalah rokok.


