Pemerintah Kabupaten Sleman terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penandatanganan adendum (perubahan) Kesepakatan Bersama antara Pemkab Sleman dan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta terkait peningkatan dan pengembangan potensi sumber daya daerah.
Penandatanganan adendum dilakukan langsung oleh Harda Kiswaya bersama Hari Purnomo di Kantor Bupati Sleman, Kamis (11/06).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan program kolaborasi antara Pemkab Sleman dan UII dengan arah pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Sleman Tahun 2025–2029. Melalui penyelarasan tersebut, berbagai program yang dijalankan diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan apresiasi atas komitmen UII yang selama ini aktif mendukung pembangunan daerah melalui berbagai kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kontribusi nyata dunia akademik, khususnya UII. Melalui adendum ini, kita memperkuat komitmen bersama untuk saling mendukung demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sleman,” ujarnya.
Salah satu poin penting dalam adendum ini adalah perluasan ruang lingkup kerja sama yang tidak hanya mencakup bidang pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat dukungan terhadap program jaminan sosial pendidikan yang menjadi salah satu program strategis Pemkab Sleman.
Program tersebut diwujudkan melalui Pratu Kemis Sarjana, sebuah inisiatif yang dirancang untuk memastikan akses pendidikan tinggi tetap terbuka bagi masyarakat. Program ini terdiri dari empat pilar utama, yaitu Beasiswa Sleman Pintar, Kersaku (Kerja Sambil Kuliah) Sembada, Jaringan Pengaman Sosial Pendidikan Mahasiswa, serta dukungan beasiswa dari perguruan tinggi.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Wawan Widiantoro, turut menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kolaborasi yang dibangun bersama UII dalam mendukung peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat Sleman.
Menurut Wawan, kerja sama ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam memperluas kesempatan pendidikan bagi generasi muda, terutama bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada UII yang terus mendukung program-program pendidikan Kabupaten Sleman. Kolaborasi ini sangat penting untuk memperkuat pelaksanaan Beasiswa Sleman Pintar, Kersaku Sembada, maupun Jaringan Pengaman Sosial Pendidikan Mahasiswa. Terlebih pada program Beasiswa Sleman Pintar yang selama ini menjadi salah satu upaya Pemkab Sleman dalam membantu mahasiswa berprestasi dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi,” ungkap Wawan.
Melalui program tersebut, Pemkab Sleman berupaya menghadirkan sistem perlindungan pendidikan yang lebih komprehensif, sehingga mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetap dapat melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.
Kesepakatan yang telah diperbarui ini berlaku sejak tanggal penandatanganan dan akan menjadi dasar kerja sama kedua belah pihak hingga 7 Juli 2028.
Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, Pemkab Sleman berharap berbagai program pendidikan yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan generasi muda Sleman yang lebih berdaya saing, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


