“Ecoprint saat ini menjadi salah satu tren yang jika ditekuni secara serius, mampu meningkatkan kreativitas ibu-ibu serta menambah penghasilan” ujar Sri Haryani anggota DPRD Kabupaten Sleman Fraksi PDI Perjuangan. Pelatihan Ecoprint yang dilaksanakan selama 3 hari, Jumat-Minggu (17-19/02), di Joglo milik Ibu Sri haryani padukuhan Dukuh, Tridadi, Sleman.
Kepala Bidang Pemberdayaan dan Kelembagaan Sosial Arif Wibowo S.KM., M.M mengatakan pelatihan diikuti oleh 15 peserta dimana pelatihan tersebut menjadi upaya dalam pemberdayaan masyarakat, karena dapat menjadi sebagai rintisan usaha bagi pesertanya.
“Kami bisa membuatnya tapi tidak bisa menjualnya, bagaimana?” ungkap salah satu peserta. Persoalan yang sangat sulit setelah adanya pelatihan adalah pemasaran, namun dengan mengandeng Hijrah Creative Dinas Sosial Sleman mampu menjawab pertanyaan tersebut bahwa setelah pelatihan masih akan ada pendampingan dan pemasaran akan dibantu oleh Hijrah Creative sehingga memacu peserta untuk semangat berlatih.

WKSBM Jadi Garda Terdepan Penanganan Sosial
Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Sosial memperkuat peran Forum Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat


1 thought on “Pelatihan Ecoprint : Bisa Membuat Tidak Bisa Menjual”
“Gratitude is the armor that shields us from negativity. Thank you for reinforcing our defenses with your motivational posts!”