Berdayakan Lansia Untuk Turunkan Kemiskinan

Penurunan angka kemiskinan bukan perkara mudah, salah satu langkah untuk menekan angka kemiskinan yaitu dengan memberdayakan Lansia supaya mandiri. “Lansia minimal bisa mencukupi dirinya sendiri, bahkan kalau bisa memberi, dan yang terpenting tidak meminta-minta,” ujar Sri Muslimatun, Wakil Bupati Sleman.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sleman dalam pembukaan Workshop Orientasi Pendampingan Kelompok Lintas Generasi (KLG) di Aula Dinas Sosial Sleman. Dalam acara tersebut Pemda Sleman bekerjasama dengan YEU (Yakum Emergency Unit) membentuk Kelompok Lintas Generasi (KLG) di 5 desa di wilayah Kecamatan Seyegan.

Sebelumnya pada  2018 KLG sudah terbentuk di Kecamatan Sleman. KLG tersebut untuk mendampingi para Lanjut Usia (Lansia). “Ini merupakan kesempatan yang baik untuk membangun sinergitas antara pemerintah, YEU dan PKH dalam upaya penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Sleman”, kata Ketua YEU, dr. Sari Mutia Timur.

Lansia merupakan kelompok rentan terhadap masalah kesehatan (penyakit degerenatif), psikis (kesepian atau terabaikan), maupun sosial (ingin berkontribusi di masyarakat). Untuk merespon permasalahan tersebut, sejak 2015 YEU dengan dukungan Help Age International bersama pemangku kepentingan setempat membentuk Kelompok Lintas Generasi (KLG).

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Dinas Sosial

Dinas Sosial

Artikel ini dibuat oleh segenap karyawan dinas sosial

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

unnamed

INSPIRASI.

media untuk mendapatkan ilham, ide, atau gagasan yang dapat menambah semangat dalam mencapai tujuan yang diharapkan.
Open chat
1
Haloo 👋🏻👋🏻👋🏻
Ada yang bisa kami bantu?
Powered by