Hak Akses Penyandang Disabilitas Masih Belum Terpenuhi

“Masih banyak pekerjaan rumah bagi kita semua dalam penyediaan hak akses bagi penyandang disabilitas”, demikian pernyataan Dra. Rosalia Rusbiyanti, M.Kes saat memberikan refleksi dalam apel pagi pada Kamis, 29 Maret 2018 di Halaman Dinas Sosial dan Tenaga Kerja. Ia mencontohkan hasil kunjungan di salah satu kecamatan dimana hanya ada 1 desa dari 4 desa yang memiliki pintu akses untuk penyandang disabilitas.”Apalagi akses ke toilet”, ujarnya.

Apel pagi pada hari tersebut serasa istimewa karena merupakan apel pagi terakhir bagi Kepala Seksi Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Dinas Sosial tersebut. Setelah hampir 30 tahun mengabdi di lingkungan Dinas Sosial, Rosalia Rusbiyanti akan memasuki masa bebas tugas per 1 April 2018.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa satu anak tangga mungkin suatu hal yang tidak menghambat akses bahkan bagi anak kecil. Namun, bagi sebagian penyandang disabilitas, hal itu sudah menghambat akses mereka untuk memasuki suatu ruangan ataupun gedung.

Alat bantu yang diberikan pun memiliki keterbatasan, sehingga tidak bisa disamakan dengan organ tubuh asli. Kaki palsu misalnya, biasanya maksimal digunakan sekitar 1 kilometer, karena kalau lebih dari jarak tersebut, pengguna rawan lecet dan iritasi. Untuk itu, Rosalia Rusbiyanti tak lupa mengajak semua peserta apel pagi untuk senantiasa mensyukuri nikmat Tuhan dan selalu menjaga kesehatan dan keselamatan.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Dinas Sosial

Dinas Sosial

Artikel ini dibuat oleh segenap karyawan dinas sosial

1 thought on “Hak Akses Penyandang Disabilitas Masih Belum Terpenuhi”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

unnamed

INSPIRASI.

media untuk mendapatkan ilham, ide, atau gagasan yang dapat menambah semangat dalam mencapai tujuan yang diharapkan.
Open chat
1
Haloo 👋🏻👋🏻👋🏻
Ada yang bisa kami bantu?
Powered by